Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Pencurian Dan Penggelapan, Bagaimana Membedakannya?

Pencurian dan Penggelapan adalah perbuatan pidana yang memiliki kemiripan satu dengan yang lain, dimana keduanya bermakna memiliki barang milik orang lain. Akan tetapi, sebenarnya keduanya sangat berbeda sehingga di dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) diatur pada pasal yang berbeda pula. Berikut ini akan kami jelaskan perbedaan keduanya berdasarkan pengaturannya di dalam KUHP.

Pencurian

Tindak pidana pencurian di dalam KUHP diatur pada beberapa pasal, yakni pasal 362 – 367.  Adapun pengertian pencurian dapat disimpulkan dari rumusan pasal 362, yaitu sebagai berikut:

”Barangsiapa mengambil sesuatu barang, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah”

Berdasarkan rumusan pasal tersebut kemudian dapat dirinci beberapa unsur , yaitu:

  1. Mengambil;
  2. Suatu barang;
  3. Milik orang lain, baik seluruhnya atau sebahagian;
  4. Dengan maksud;
  5. Untuk memiliki;
  6. Secara melawan hukum.

Dengan demikian yang dimaksud dengan pencurian adalah mengambil barang milik orang  lain dengan cara melawan hukum dimana orang yang mengambil barang tersebut sejak awal memiliki niat untuk memiliki barang tersebut.  Misalnya, Si A mendapati sebuah handphone milik orang lain tergeletak di sebuah meja kerja, kemudian timbul niatnya untuk mengambil serta memiliki handphone tersebut. Ketika ia merasa aman ia pun melaksanakan niatnya, sehingga handphone kemudian berada dalam penguasaannya.

Penggelapan

Tindak pidana penggelapan diatur pada pasal 372 KUHP, dimana bunyi pasal tersebut, yaitu sebagai berikut:

“Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah”

Dari bunyi pasal tersebut kemudian dapat dikemukakan beberapa hal yang menjadi unsur – unsur delik penggelapan, yaitu sebagai berikut:

  1. Memiliki;
  2. Barang milik orang lain, baik seluruhnya atau sebahagian;
  3. Barang yang ada dalam penguasaannya;
  4. Dengan sengaja;
  5. Melawan hukum.
Baca Juga:  Keabsahan Surat Panggilan Kepolisian yang Dikirim Lewat Kurir

Oleh karena itu yang dimaksud dengan penggelapan berdasarkan unsur – unsur tersebut adalah dengan sengaja memiliki barang milik orang lain, dimana barang tersebut sebelumnya sudah berada dalam penguasaan pelaku penggelapan tersebut. Misalnya, Si A  oleh si B dipinjamkan sebuah handphone untuk jangka waktu 3 hari, kemudian ketika handphone tersebut sudah berada dalam penguasaan si A timbulnya niatnya untuk memilikinya serta benar – benar mewujudkan niat itu. Hingga melewati hari ketiga handphone itu tidak dikembalikan kepada si B.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa yang menjadi perbedaan pokok antara pencurian dan penggelapan terletak pada cara memiliki barang milik orang lain. Pada delik pencurian, pelaku memiliki dengan cara mengambil barang, dimana barang tersebut sebelumnya tidak dalam penguasaannya, sementara pada delik penggelapan, pelaku memiliki barang milik orang lain yang sebelumnya berada dalam penguasaannya, dimana cara menguasai barang tersebut bukan dengan kejahatan.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 4 / 5. 24

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 8,873 times, 6 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi