Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Syarat, Tata Cara dan Prosedur Pendirian Yayasan

Prosedur Prosedur Pendirian Yayasan
Persyaratan dan Tata Cara Pendirian Yayasan Berbadan Hukum

Sebelum menjelaskan tentang tata cara dan prosedur pendirian yayasan terlebih dahulu mari kita pahami dulu tentang pengertian yayasan itu sendri, yakni badan hukum yang terdiri  atas kekayaan yang dipisahkan dan dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota. Yayasan tersebut dapat berupa yayasan pendidikan, yayasan mesjid serta bentuk lainnya yang tujuan utamanya bersifat non profit.

Berdasarkan definisi yayasan tersebut kemudian dapat dirangkum beberapa hal yang menjadi ciri – ciri yayasan, yaitu sebagai berikut:

  1. Berbadan hukum, dimana dengan status ini yayasan dianggap sebagai subjek hukum yang setara dengan subjek hukum lainnya sehingga dapat secara sah melakukan tindakan – tindakan hukum dan bertanggung jawab atas akibat hukum dari tindakan tersebut.
  2. Yayasan memiliki harta sendiri yang terpisah dari harta para pendirinya. Pasal 6 PP Yayasan menentukan bahwa modal awal yayasan harus minimal Rp. 10.000.000, termasuk yang tidak berbentuk uang atau berbentuk barang.
  3. Yayasan mempunyai tujuan tertentu, yakni berupa tujuan yang bersifat sosial, pendidikan dan keagamaan serta tujuan non profit lainnya.
  4. Tidak mempunyai anggota. Maksudnya adalah bahwa yayasan tidak memiliki memiliki anggota semisal pemegang saham pada PT atau sekutu – sekutu pada badan usaha lainnya.

Dasar Hukum Yayasan

Di Indonesia, yayasan diatur melalui beberapa peraturan perundang – undangan, yakni Undang – Undang Nomor 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atasa Undang – Undang Nomor 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan kemudian disebut UU Yayasan. Aturan pelaksanaan terhadap Undang – Undang Yayasan tersebut kemudian diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2008 dan perubahannya, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2013, kemudian disebut PP Yayasan.

Syarat Pendirian Yayasan

Selanjutnya untuk mendirikan sebuah yayasan maka undang  – undang menentukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi baik itu syarat materil maupun syarat formil, yaitu sebagai berikut:

  1. Jumlah pendiri yayasan harus satu orang atau lebih
  2. Tujuan yang ingin dicapai bersifat non profit yakni bidang sosial, pendidikan, keagamaan serta kemanusiaan.
  3. Memiliki sturuktur orgranisasi yang terdiri dari pengurus, Pembina dan pengawas.
  4. Memiliki beberapa dokumen kelengkapan antara lain, yaitu asli Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDU); asli Surat Keterangan Terdaftar/NPWP dari Kantor Perpajakan; salinan KTP pendiri, pembina, pengawas, dan pengurus yayasan; salinan NPWP pribadi milik ketua yayasan; salinan bukti kantor yayasan berbentuk SPPT PBB atau surat perjanjian sewa; dan surat pengantar dari RT/RW berdasarkan domisili yayasan.
  5. Pendiri yayasan juga harus mempersiapkan nama yayasan, jumlah kekayaan awal dan bukti kekayaan yayasan.
Baca Juga:  Penjelasan Tentang Arti Perbuatan Melawan Hukum Dalam Konsep Hukum Perdata

Proses Pendirian Yayasan

Setelah memenuhi semua persyaratan di atas maka proses selanjutnya adalah menghadap ke notaris untuk menanda tangani akta pendirian yayasan. Penandatangan akta pendirian di notaris tersebut merupakan bukti telah berdirinya yayasan.  Notaris pada dasarnya memiliki peran yang sangat vital selama proses pendirian yayasan, karena notarislah yang mengurus proses selanjutnya, termasuk mendaftarkannya ke Menteri Hukum dan HAM. Butuh waktu sekitar 30 – 60 hari kerja untuk mendapatkan pengesahan dari menteri. Setelah disahkan oleh menteri maka yayasan tersebut resmi mendapatkan status badan hukum. UU Yayasan menentukan tiga tahapan pendirian yayasan, yaitu sebagai berikut:

  1. Persetujuan nama yayasan.
  2. Validasi yayasan.
  3. Verifikasi yayasan.

Sekali lagi mendirikan yayasan tidaklah sulit, anda hanya perlu memenuhi persyaratan di atas kemudian mendatangi dan menyerahkannya kepada notaris untuk proses selanjutnya. Setelah itu menunggu hingga 60 hari kerja dan yayasan anda pun berdiri sekaligus berbadan hukum.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 4.7 / 5. 3

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 370 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi