Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Orang Yang Tidak Berhak Mendapat Warisan Berdasarkan BW dan Hukum Islam

Orang Yang Tidak Berhak Mendapat Warisan
Beberapa Golongan Orang Yang Tidak Berhak Mendapat Warisan

Persoalan warisan di Indonesia diatur dengan tiga sistem hukum yanag berbeda, yaitu sistem hukum perdata barat, sistem hukum Islam dan sistem hukum adat. Hukum perdata perdata barat berlaku bagi warga negara yang beragama selain Islam atau beragama Islam tetapi “menundukkan ” diri ke dalam hukum pewarisan perdata Barat. Sistem hukum waris Islam berlaku bagi warga negara yang beragama Islam. Sedangkan sistem hukum waris adat khusus berlaku bagi masyarakat pribumi yang berdiam dan menundukkan diri di wilayah hukum adat tertentu.

Terkait dengan topik bahasan kali ini yakni tentang golongan orang yang tidak berhak mendapat warisan termasuk alasan – alasannya,  maka berikut ini akan dijelaskan tentang  alasan dan golongan tersebut, baik berdasarkan sistem hukum waris perdata barat atau pun sistem hukum waris Islam.

Sistem Hukum Perdata Barat (BW)

Kitab Undang – Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) atau Burgelijk Wetboek (BW)  menentukan empat golongan yang tidak berhak mendapat warisan meski sejatinya mereka adalah ahli waris yang sah dari pewaris, yaitu sebagai berikut:

  1. Orang yang berdasarkan putusan hakim telah dinyatakan bersalah dan dihukum karena membunuh atau telah mencoba membunuh pewaris.
  2. Orang yang menggelapkan, memusnahkan, dan memalsukan surat wasiat atau dengan memakai kekerasan telah menghalang-halangi pewaris untuk membuat surat wasiat menurut kehendaknya sendiri.
  3. Orang yang berdasarkan putusan hakim telah terbukti memfitnah pewaris dan berbuat kejahatan dimana kejahatan tersebut diancam dengan hukuman penjara lima tahun atau lebih.
  4. Orang yang telah menggelapkan, merusak, atau memalsukan surat wasiat dari pewaris.

Sistem Hukum Waris Islam

Baca Juga:  Memahami Pengertian dan Perbedaan Grasi, Amnesti, Remisi, Rehabilitasi dan Abolisi


Berdasarkan sistem hukum waris Islam terdapat sembilan golongan orang yang tidak berhak mendapat mendapat warisan, yaitu sebagai berikut:

  1. Hamba sahaya, yakni budak yang dimiliki oleh pewaris.
  2. Orang yang telah membunuh pewaris.
  3. Orang yang berlainan agama dengan pewaris atau murtad.
  4. Isteri yang dijatuhi talak raj’i oleh pewaris dimana telah habis masa iddahnya.
  5. Isteri yang dijatuhi talak ba’in atau talak tiga oleh pewaris.
  6. Anak angkat.
  7. Ibu atau bapak tiri.
  8. Anak li’an, yakni anak yang tidak diakui oleh orang tua berdasarkan sumpah li’an dimana suami bersumpah dan menuduh isterinya telah berbuat zina.
  9. Anak yang lahir dari zina atau bukan hasil perkwainan yang sah. Baca artikel: “Status Hukum Anak Luar Nikah”

Demikian uraian tentang beberapa orang yang tidak berhak mendapatkan warisan berdasarkan KUHperdata dan Hukum Islam.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 5 / 5. 3

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 319 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi