Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Perbedaan Modal Dasar, Modal Disetor dan Modal Ditempatkan Pada Perseroan Terbatas

Modal Dasar, Modal Ditempatkan dan Modal Disetor pada PT
Perbedaan Modal Dasar, Modal Ditempatkan dan Modal Disetor pada Perseroan Terbatas

Ketentuan tentang modal dasar, modal disetor dan modal ditempatkan pada Perseoran Terbatas (PT) diatur baik melalui Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2007 (UUPT)  ataupun Peraturan Pemerintah Nomor  29 Tahun 2016 Tentang Perubahan Modal Dasar Perseroan Terbatas. Namun demikian peraturan perudang – undangan yang dimaksud tidak mendefinisikan secara jelas ketiga jenis permodalan PT tersebut. Oleh karena itu pengertian berikut ini adalah rangkuman dari hasil penelusuran literatur – literatur terkait dengan hukum perseroan terbatas.

Modal Dasar

Modal dasar adalah jumlah modal secara keseluruhan yang harus dicantumkan dalam akta pendirian PT. Pasal 32 ayat (1) UUPT menentukan bahwa, jumlah minimal modal dasar tersebut adalah Rp. 50.000.000, namun setelah berlakunya PP. 29/2016, yakni pada  pasal 1 ayat (3) maka ketentuan minimal tersebut tidak berlaku lagi sehingga besaran modal dasar tergantung kesepakatan para pendiri perusahaan.

Modal dasar PT tersebut harus dibagi habis  dalam nominal saham yang dikeluarkan oleh PT.  Misalnya, PT . Maju Terus  mengeluarkan 100 lembar saham dengan nilai nominal per lembarnya adalah Rp. 1.000.000, maka modal dasar perusahaan tersebut Rp.100.000.000.

Modal Ditempatkan

H.M.N. Purwosutjipto mendefinisikan modal ditempatkan sebagai modal yang disanggupi oleh para pendiri atau pemegang saham. Artinya, ada modal yang sudah dibayarkan dan ada modal yang belum dibayarkan.

Pasal 33 ayat (1) UUPT menentukan bahwa, setidaknya 25%  dari modal dasar harus ditempat atau disetor. Misalnya, Pendiri atau pemegang saham PT. Maju Terus dengan modal dasar Rp. 100.000.000 wajib menempatkan dan menyetor modalnya paling sedikit Rp. 25.000.000 atau 25% dari modal dasar.

Kemungkinan lain, para pendiri PT. Maju Terus hanya mengambil sebahagian dari modal dasar saja dengan tetap memperhatikan ketentuan pasal 33 ayat (1) UUPT tersebut, misalnya Rp. 80.000.000, maka nilai ini juga termasuk modal ditempatkan atau disetor. Sedangkan sisa Rp. 20.000.000 yang belum diambil oleh para pendiri disimpan dan disebut saham dalam portepel. Saham ini dapat diambil dan dibayarkan baik oleh para pendiri sendiri ataupun pemegang saham yang baru, sehingga dapat menjadi modal tambahan bagi perusahaan.

Baca Juga:  Syarat Dan Prosedur Berkarir Sebagai Advokat

Modal Disetor

Modal disetor adalah modal yang sudah dimasukkan oleh pemegang saham sebagai pelunasan atas bahagian modal yang ditempatkan oleh pemegang saham tersebut. Dengan kata lain, modal disetor adalah modal yang telah dibayar lunas oleh pemegang saham atau pendiri PT.  Ketentuan tentang modal disetor ini tetap mengacu pada pasal 33 ayat (1) UUPT, yakni keseluruhan modal disetor harus minimal 25% dari keseluruhan modal dasar harus ditempatkan disetor penuh. Modal ditempatkan dan disetor tersebut harus dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah.

Ilustrasinya adalah si A salah satu pendiri PT. Maju Terus mengambil bahagian modal sebesar 60% atau Rp.60.000.000 atau 60% dari modal dasar, kemudian menyetor Rp.35.000.000, sehingga perhitungan modal si A tersebut adalah sebagai berikut:

  • Modal ditempatkan adalah Rp. 60.000.000
  • Modal disetor adalah Rp. 35.000.000
  • Modal ditempatkan belum disetor adalah Rp. 25.000.000

Demikian, semoga bermanfaat.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 5 / 5. 5

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 2,951 times, 31 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi