Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Memahami Surat Dakwaan dan Surat Gugatan

Kronologis & Peristiwa:

Assalamu ‘alaikum KlinikHukum.id, saya mahasiswa fakultas hukum semester awal. Saat ini sedang mengikuti mata kuliah hukum acara perdata dan hukum acara pidana, dimana di kedua mata kuliah tersebut diajarkan tentang surat gugatan dan surat dakwaan. Hanya saja sampai saat ini saya masih kesulitan membedakan antara Surat Dakwaan dan Surat Gugatan, oleh karena itu saya mohon pencerahan dari Tim KlinikHukum.id.

Pertanyaan:

Apa perbedaan antara surat dakwaan dan surat gugatan?

Jawaban:


Saudara penanya, terima kasih atas pertanyaannya. Perihal surat dakwaan dan surat gugatan dalam hukum acara adalah hal yang sangat mendasar. Oleh karena itu sangat penting memahaminya terlebih dahulu sebelum dilanjutkan pada materi hukum acara berikutnya. Adapun perbedaan mendasar antara surat dakwaan dan surat gugatan adalah terletak pada ranahnya masing-masing. Surat dakwaan digunakan dalam ranah hukum acara pidana sedangkan surat gugatan digunakan pada ranah hukum acara perdata.

Surat Dakwaan
Surat dakwaan dibuat oleh jaksa penuntut umum berdardasarkan berkas perkara yang diterima dari pihak penyidik. Setelah jaksa penuntut umum menilai bahwa berkas penyidikan tersebut lengkap dan memenuhi syarat, maka ia harus segera membuat surat dakwaan untuk selanjutnya diajukan di muka sidang pengadilan. Surat dakwaan juga harus memenuhi syarat tertentu, baik itu syarat formil maupun syarat materil, sebagaiman terbaca pada Pasal 143 KUHAP ayat (2), yaitu:

    Penuntut umum membuat surat dakwaan yang diberi tanggal dan ditandatangani serta berisi: a.nama lengkap, tempat lahir, umur atau tanggal lahir, jenis kelamin, kebangsaan, tempat tinggal, agama dan pekerjaan tersangka; b.uraian secara cermat, jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan dengan menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan.

Syarat pada point a tersebut adalah syarat formil sedangkan pada poin b adalah syarat materil. Agar surat dakwaan tidak batal demi hukum, kedua syarat tersebut harus tercantum dalam surat dakwaan. Adapun bentuk-bentuk surat dakwaan dibedakan dalam lima bentuk yaitu; Dakwaan Tunggal, Dakwaan Alternatif, Dakwaan Subsidair, Dakwaan Kumulatif dan Dakwaan Kombinasi. Penjelasan tentang bentuk-bentuk dakwaan ini akan kami jelaskan pada artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:  Keabsahan Surat Panggilan Kepolisian yang Dikirim Lewat Kurir

Surat Gugatan
Secara umum pengertian surat gugatan adalah surat yang ditujukan kepada ketua pengadilan perihal gugatan atau permohonan hak perdata oleh penggugat, yang ditandatangani oleh penggugat atau oleh wakilnya/kuasa hukumnya. Adapun gugatan tersebut setidaknya memuat tiga hal berikut, yaitu:

  • Identitas para pihak, yakni keterangan lengkap para pihak yang berperkara yaitu nama, tempat tinggal, dan pekerjaan (eks Pasal 1367 BW). Kalau mungkin juga agam, umur, dan status;
  • Posita atau fundamentum petendi. Bagian ini menjelaskan tentang peristiwa dan hubungan hukum antara pihak-pihak. Termasuk dalam hal ini adalah hak yang dilanggar sehubungan dengan peristiwa hukum yang ada.
  • Petitum atau petita. Pada bagian ini tercantum tentang hal – hal yang merupakan permintaan penggugat. Petitum tersebut harus dirumuskan lengkap dan jelas oleh penggugat, karena hakim terikat untuk mengabulkan apa yang diminta dalam petitum tersebut.

Perlu diketahui bahwa pengajuan gugatan tidak harus tertulis dalam bentuk surat gugatan tetapi juga boleh diajukan secara lisan, sebagaimana diatur dalam Pasal 120 H.I.R. sebagai berikut:

    Bilamana penggugat buta huruf, maka surat gugatnya yang dapat dimasukkannya dengan lisan kepada ketua pengadilan negeri, yang mencatat gugat itu atau menyuruh mencatatnya

Dengan demikian ulasan kami, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 4.5 / 5. 2

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 789 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi