Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Makna dan Akibat Force Majeure Dalam Suatu Perjanjian

Force majoure dalam hukum perjanjian merupakan salah satu alasan seseorang tidak dapat dituntut untuk melaksanakan kewajiban atau prestasi yang telah diperjanjikan. Ketentuan tentang hal ini diatur melalui pasal 1244 dan 1245 KUH Perdata. Adapun bunyi kedua pasal tersebut yaitu sebagai berikut:

Pasal 1244 KUH Perdata:

“Jika ada alasan untuk itu, debitur harus dihukum mengganti biaya, rugi dan bunga apabial ia tidak dapat membuktikan, bahwa hak tidak atau tidak pada waktu yang tepat dilaksanakannya perikatan itu, disebabkan suatu hal yang tidak terduga, pun tidak dapat dipertanggungjawabkan padanya, kesemuanya itu jika iktikat buruk tidak ada padanya”

Pasal 1245 KUH Perdata:

“Tidaklah biaya, rugi dan bunga, harus digantinya apabila karena keadaan memaksa, atau karena suatu kejadian tidak disengaja debitur berhalangan memberikan atau berbuat sesuatu yang diwajibkan, atau karena hal – hal yang sama telah melakukakan hal-hal yang terlarang”

Force majoure juga disebut dengan beberapa istilah, yaitu overmacth, act of God, keadaan memaksa, keadaan darurat, keadaan kahar, dan keadaan diluar kemampuan manusia. Istilah – istilah tersebut dalam konteks hukum perjanjian memiliki pengertian yang sama, yakni suatu keadaan dimana seseorang yang berkewajiban (debitur) terhalang untuk melaksanakan prestasinya karena keadaan atau peristiwa yang tidak terduga dan tidak dapat diantisipasi pada saat dibuatnya perjanjian yang menerbitkan kewajiban tersebut dan keadaan atau peristiwa tersebut secara hukum tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada debitur yang bersangkutan, sedangkan debitur tersebut tidak dalam keadaan beriktikad buruk.

Berdasarkan pengertian tersebut disimpulkan beberapa hal yang harus terpenuhi sehingga suatu peristiwa atau keadaan dianggap sebagai force majoure, yaitu:

  1. Peristiwa yang menyebabkan force majoure tersebut haruslah tidak terduga pada saat dibuat perjanjian bersangkutan. (Pasal 1244 KUH Perdata)
  2. Peristiwa yang menyebabkan terjadinya force majoure tersebut bukan karena kesalahan pihak debitur. (Pasal 1244 jo pasal 1245 KUH Perdata)
  3. Dbitur tidak dalam keadaan beriktikat buruk. (Pasal 1244 KUH Perdata)
Baca Juga:  Unsur Delik Korupsi Yang Perlu Dipahami

Adapun akibat dari adanya force majoure terhadap sebuah perjanjian yaitu:

  1. Peristiwa tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada debitur sebagi pihak yang harus melaksanakan prestasi. (Pasal 1244 KUH Perdata)
  2. Perjanjian menjadi gugur dan sedapat mungkin para pihak dikembalikan seperti seolah-olah tidak pernah ada perjanjian. (Pasal 1245 KUH Perdata)
  3. Tidak ada tuntutan ganti rugi, tetap demi menjaga keseimbangan hak dan kewajiban tetap dimungkinkan pengembalian benda (restitusi) dan pengembalian harga barang (quantum meruit). Dengan demikian tidak ada pihak yang diuntungkan force majoure tersebut. (Pasal 1245 KUH Perdata).
  4. Resiko force majoure ditanggung oleh kreditur sejak saat seharusnya barang objek jual beli diserahkan. (Pasal 1245 KUH Perdata).

Kesimpulan:
Force majoure adalah keadaan dimana seseorang yang berkewajiban (debitur) terhalang untuk melaksanakan prestasinya karena keadaan atau peristiwa yang tidak terduga dan tidak dapat diantisipasi pada saat dibuatnya perjanjian yang menerbitkan kewajiban tersebut dan keadaan atau peristiwa tersebut secara hukum tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada debitur yang bersangkutan, sedangkan debitur tersebut tidak dalam keadaan beriktikad buruk.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 4 / 5. 4

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 809 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi