Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Dasar Hukum Penangguhan Penahanan Bagi Tersangka atau Terdakwa

Seorang yang telah berstatus tersangka atau terdakwa yang sedang menjalani masa tahanan, baik oleh penyidik, penuntut umum maupun oleh hakim dapat mengajukan pengangguhan penahanan.  Adapun dasar hukum dari penangguhan penahanan tersebut adalah Pasal 31 KUHAP.

Tentang Penahanan

Sebelum lebih jauh membahas tentang penangguhan penahanan, terlebih dahulu mari kita pahami makna dari penahanan itu sendiri. Kitab Undang – Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Pasal 1 angka 21 mendefinisikan penahanan sebagai berikut:

Penahanan adalah penempatan tersangka atau terdakwa di tempat tertentu oleh penyidik atau penuntut umum atau hakim dengan penetapannya, dalam hal serta menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini”.

Pada prinsipnya, penahanan merupakan kewenangan penyidik, penuntut umum dan hakim. Hal ini berdasarkan ketentuan Pasal 20 KUHAP. Adapun alasan dilakukannya penahanan oleh ketiga pejabagt tersebut  tercantum dalam pasal 21 ayat (1), yaitu sebagai berikut:

  1. Adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan melarikan diri;
  2. Adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan menghilangkan barang bukti; dan
  3. Adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan mengulangi perbuatannya.

Ketiga alasan tersebut pada dasarnya merupakan alasan subjektif dari pejabat yang memiliki kewenangan melakukan penahanan. Artinya, terpenuhinya alasan – alasan tersebut sangat tergantung pada penilaian subjektif masing – masing pejabat. Disamping alasan subjektif, KUHAP juga menyebutkan alasan objektif untuk dilakukannya penahan terhadap tersangka yakni melalui Pasal 21 Ayat (4) dimana dijelaskan bahwa:

Salah satu alasan penahanan apabila:tindak pidana itu diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.

Ketentuan tersebut kemudian menjadi alasan mengapa banyak tersangka tindak pidana yang tidak langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Misalnya tersangka kasus penistaan agama tidak memenuhi alasan objektif untuk ditahan karena ancaman hukumannya tidak lebih dari lima tahun penjara.

Penangguhan Penahanan

Selanjutnya mengenai penangguhan penahanan dimana hal tersebut diatur melalui pasal 31 KUHAP, yaitu sebagai berikut:

(1) Atas permintaan tersangka atau terdakwa, penyidik atau penuntut umum atau hakim, sesuai dengan kewenangan masing-masing, dapat mengadakan penangguhan penahanan dengan atau tanpa jaminan uang atau jaminan orang, berdasarkan syarat yang ditentukan;

(2)  Karena jabatannya penyidik atau penuntut umum atau hakim sewaktu-waktu dapat mencabut penangguhan penahanan dalam hal tersangka atau terdakwa melanggar syarat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).

Rangkuman dari ketentuan pada pasal tersebut adalah bahwa syarat agar tersangka mendapatkan penangguhan penahanan, yaitu sebagai berikut:

  1. Adanyan permintaan dari tersangka atau terdakwa;
  2. Permintaan penangguhan penahanan tersebut kemudian disetujui oleh penyidik atau penuntut umum atau hakim yang menahan, baik dengan ataupun tanpa jaminan sebagaimana ditetapkan;
  3. Tersangka atau terdakwa setuju untuk mematuhi syarat dan jaminan yang ditetapkan.
Baca Juga:  Bagaimana Syarat dan Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis

Disamping ketiga syarat tersebut KUHAP juga menambahkan melalui penjelasan pasal 31, bahwa tersangka atau terdakwa yang mendapatkan penangguhan penahanan dapat dikenakan wajib lapor, tidak boleh keluar rumah atau keluar kota. Kemudian, syarat jaminan sebagaimana disebutkan pada poin 3 tersebut dapat berupa jaminan uang ataupun jaminan orang.

Perlu dimaklumi bahwa dikabulkannya permohonan penangguhan penahanan sepenuhnya merupakan kewenangan pejabat yang bersangkutan. Oleh karena itu tidak semua permohonan dapat dikabulkan, karena bagaimanapun penilaian subjektif masing – masing pejabat terhadap keadaan tersangka sebagaimana yang disebutkan pada pasal 21 ayat (1) tidak dapat diukur kecuali oleh mereka sendiri.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 5 / 5. 1

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 316 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi