Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Cara Pemberian Warisan Untuk Anak Angkat

Apakah anak angkat mendapat warisan
Bagamana cara pemberian warisan untuk anak angkat?

Kronologis & Peristiwa:

Selamat malam KlinikHukum, perkenalkan nama saya ibu Ani. Pernikahan kami telah memasuki tahun ke tujuh, namun hingga saat ini belum dikaruniai seorang anak. Oleh karena itu saya dan suami bersepakat untuk mengadopsi seorang anak yang masih terhitung keluarga kami. Tetapi sebelumnya saya ingin mengetahui status anak adopsi atau anak angkat tersebut dalam kaitannya dengan pembagian warisan nantinya.

Pertanyaan:

Apakah anak angkat berhak mendapat warisan dari orang tua angkatnya?

Jawaban:

Ibu Ani yang kami hormati, terima kasih telah berkonsultasi di KlinikHukum.ID. Pertama – tama saya ingin sampaikan bahwa untuk masalah warisan di Indonesia berlaku, baik ketentuan dalam KUHPerdata maupun ketentuan Kompilasi Hukum Islam (KHI). KUHPerdata berlaku bagi mereka yang bukan beragama Islam, sedangkan KHI khusus berlaku bagi mereka yang beragama Islam.  Dalam hal warisan  untuk anak angkat, KUHPerdata dan KHI memiliki pengaturan yang berbeda.

Hak Mewarisi Anak Angkat Berdasarkan KUHPerdata

Menurut KUHPerdata, anak angkat adalah anak yang disamakan statusnya seperti anak sah, yakni anak yang lahir dari hasil perkawinan yang sah secara hukum. Oleh karena itu anak angkat tersebut memiliki hak mewarisi atas harta yang ditinggalkan oleh orang tua angkatnya sebagaimana halnya hak mewarisi yang dimiliki oleh ahli waris lainnya.  Untuk mendapatkan hak mewarisi tersebut harus dilakukan erfstelling atau pengangkatan ahli waris, penunjukkan terhadap seseorang atau lebih untuk memperoleh seluruh atau sebagian dari harta warisan Pewaris (Pasal 954 KUHPerdata). Sehingga dengan penunjukkan tersebut kedudukan ahli waris menurut wasiat tersebut kedudukannya sama dengan ahli waris menurut undang-undang. Sehingga jika seorang anak angkat berdasarkan wasiat orang tuanya diangkat menjadi ahli waris maka ia memperoleh segala hak dan kewajiban Pewaris.

Hak Mewarisi Anak Angkat Berdasarkan KHI

Pada prinsipnya KHI atau hukum Islam menentukan bahwa hak mewarisi hanya ditentukan karena adanya tiga sebab, yakni adanya hubungan darah atau kekerabatan dan karena adanya hubungan perkawinan. Ketentuan tentang hal ini diatur pada pasal 174 ayat (1) KHI, yaitu sebagai berikut:

Kelompok-kelompok ahli waris terdiri dari: a. Menurut hubungan darah:   golongan laki-laki terdiri dari : ayah, anak laki-laki, saudara laki-laki, paman dan kakek.  golongan perempuan terdiri dari : ibu, anak perempuan, saudara perempuan dari nenek. b. Menurut hubungan perkawinan terdiri dari : duda atau janda.

Baca Juga:  Pernikahan Dini dan Dispensasi Nikah Serta Pengaturannya

Dengan demikian anak  angkat tidak termasuk salah satu golongan yang disebutkan dalam Kompilasi Hukum Islam sehingga tidak berhak mendapatkan warisan dari orang tua angkatnya.

Solusi

Meskipun demikian hukum tetap memberikan solusi agar anak angkat bersangkutan tidak terlantar ketika orang tua angkatnya meninggal dunia, yaitu dengan cara pemberian hibah wasiat atau wasiat wajibah. Hibah wasiat adalah suatu penetapan khusus, dimana pewaris memberikan barang miliknya kepada anak angkatnya dimana penyerahannya dilakukan ketika si pemberi hibah telah meninggal dunia. Sedangkan wasiat wajibah adalah wasiat yang diberikan jika anak angkat tersebut tidak memperoleh hibah wasiat apapun dari orang tua angkatnya. Adapun besarnya wasiat tersebut yaitu maksimal 1/3 dari total keseluruhan boedel waris si Pewaris.

Dengan demikian, jawaban atas pertanyaan yang ibu sampaikan adalah anak angkat khususnya berdasarkan pengaturan dalam hukum Islam tidak berhak mendapatkan warisan namun tetap dapat menerima harta dari orang tua angkatnya melalui hibah wasiat ataupun wasiat wajibah dengan ketentuan harta tersebut tidak lebih dari 1/3 dari keseluruhan harta yang dimiliki.

Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 5 / 5. 3

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 121 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi