Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Bagaimana Cara Mengurus Sendiri Perceraian Tanpa Pengacara atau Advokat?

Bercerai tanpa advokat
Cara Mengurus Sendiri Perceraian di Pengadilan Tanpa Pengacara atau Advokat

Mengurus perceraian di pengadilan, baik itu cerai talak (suami sebagai pemohon) ataupun cerai gugat (isteri sebagai penggugat) pada dasarnya dapat dilakukan dengan menggunakan jasa advokat/pengacara ataupun dilakukan sendiri. Menggunakank advokat sebagai kuasa dalam mengurus perceraian sebenarnya lebih praktis karena mereka lebih paham dan terbiasa beracara di pengadilan, terlebih bila dalam perceraian tersebut disertai tuntutan harta gono-gini, hak asuh dan lain sebagainya.

Menggunakan jasa advokat tersebut tentu saja memerlukan biaya yang nominalnya tergantung kesepakatan antara klien dan advokat bersangkutan. Oleh karena itu, bagi anda yang merasa terbebani dengan biaya advokat, maka pilihan terbaiknya adalah mengurus sendiri perceraian ke pengadilan. Artikel ini akan menjelaskan Cara Mengurus Sendiri Perceraian Tanpa Pengacara atau Advokat.

Mempersiapkan Dokumen Perceraian

Hal pertama yang harus anda lakukan sebelum mengurus perceraian adalah memastikan dokumen – dokumen yang diperlukan tersedia. Berikut adalah dokumen – dokumen yang harus dipersiapkan:

  • Surat nikah asli
  • Fotokopi surat nikah sebanyak 2 (dua) lembar dalam kondisi bermaterai dan telah dilegalisir
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi akta kelahiran anak yang sudah bermaterai dan legalisir bila perceraian disertai gugatan hak asuh anak.
  • Sertifikat harta, AJB, Girik Letter C dan lain sebagainya bila perceraian disertai dengan gugatan harta gono – gini atau harta bersama.

Mendatangi Pengadilan

Selanjutnya anda mendatangi pengadilan dengan membawa dokumen – dokumen di atas.  Bagi yang beragama Islam harus datang ke ke Pengadilan Agama atau PA dan bagi yang beragama selain Islam harus datang Pengadilan Negeri atau PN.

Bagi yang beragama Islam, permohonan cerai oleh suami diajukan di Pengadilan Agama yang wilayah hukumnya meliputi domisili termohon (isteri). Namun, apabila Termohon meninggalkan tempat tinggal bersama tanpa izin Pemohon atau berada di luar negeri, permohonan tersebut diajukan ke Pengadilan Agama yang daerah hukumnya meliputi wilayah hukum Pemohon. Kemudian gugatan cerai oleh isteri diajukan kepada Pengadilan Agama yang berada di wilayah hukum tempat tinggal Penggugat (isteri). Namun, jika suami dan istri keduanya berada di luar negeri, gugatan diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat atau Pengadilan Agama yang daerah hukumnya meliputi lokasi tempat pelangsungan perkawinan.

Bagi yang beragama selain Islam, gugatan didaftarkan ke Pengadilan Negeri yang daerah hukumnya meliputi wilayah tempat tinggal Tergugat.

Baca Juga:  Ketentuan Umum Hukum Waris Menurut Kitab Undang – Undang Hukum Perdata

 Membuat Surat Gugatan

Setelah tiba di Pengadilan, penggugat atau pemohon dapat langsung membuat surat gugatan yang setidaknya berisi Identitas para pihak, Posita, yakni uraian tentang permasalahan dan posita yakni hal – hal yang diminta oleh penguggat. Gugatan sebaiknya dipersiapkan bersama dengan berkas – berkas perceraian.

Membayar Biaya Perceraian

Tidak ada standar biaya pendaftaran perceraian yang berlaku umum, oleh karena itu biaya tersebut bervariasi di setiap pengadilan. Namun dalam praktek biaya tersebut berkisar antara Rp. 500.000 s/d Rp. 1.000.000. Silahkan siapkan dana di kisaran biaya tersebut.

Proses Persidangan

Setelah melakukan pendaftaran dan pembayaran anda tinggal menunggu panggilan sidang dan mengikut tahapan – tahapan sidang sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan oleh Hakim;
  2. Usaha perdamaian oleh Hakim terhadap kedua belah pihak (mediasi);
  3. Dalam hal kedua belah pihak tidak mungkin lagi didamaikan dan telah cukup alasan perceraian, ikrar talak diucapkan atau perceraian diputus;
  4. Penetapan Hakim bahwa perkawinan putus;
  5. Khusus untuk perkara cerai talak, ada tambahan sidang pembacaan ikrar talak jika hakim mengabulkan permohonan dari Pemohon;
  6. Putusan perceraian didaftarkan kepada Pegawai Pencatat.

Lama Sidang

Pada umumnya proses perceraian akan memakan waktu maksimal 6 (enam) bulan di tingkat pertama, baik di Pengadilan Negeri maupun di Pengadilan Agama. Dalam  praktek, sidang bisa selesai lebih cepat apabila tergugat tidak menghadiri sidang, sebaliknya apabila hadir maka dipastikan sidang akan berlangsung lebih lama.

Demikian uraian tentang Cara Mengurus Sendiri Perceraian Tanpa Pengacara atau Advokat. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 5 / 5. 3

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 341 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi