Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Batalnya Perjanjian Menurut Kitab Undang – Undang Hukum Perdata

Kronologis & Peristiwa:

Selamat sore KlinikHukum.id. Saat ini saya sedang terikat perjanjian dengan salah seorang rekan bisnis saya. Namun saya baru menyadari bahwa ada beberapa klausul dalam surat perjanjian tersebut berpotensi merugikan kelangsungan bisnis saya. Saya berkeinginan untuk membatalkan perjanjian secara sepihak, tetapi tentu saja itu tidak mungkin karena itu berarti saya melakukan wanprestasi. Tetapi apabila perjanjian tetap dilaksankan maka kerugian tidak bisa saya hindarkan. Oleh karena kepada tim KlinikHukum.id, saya mohon pencerahannya.

Pertanyaan:

Apakah yang dapat dilakukan untuk membatalkan sebuah perjanjian?

Jawaban:

Saudara penanya, Pacta sunt servanda adalah asas hukum yang mendasari keberlakuan sebuah perjanjian, dimana menurut asas ini, bahwa perjanjian berlaku seperti undang – undang bagi para pihak yang membuat perjanjian tersebut. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk menarik diri atau membatalkan perjanjian yang sudah disepakati selain alasan – alasan yang dibenarkan oleh undang – undang atau disepakati para pihak. Selanjutnya, Pasal 1320 KUH Perdata dianggap sebagai ketentuan dasar tentang perjanjian atau perikatan dimana mengatur tentang syarat sahnya sebuah perjanjian. Berdasarkan Pasal tersebut bahwa perjanjian dianggap sah secara hukum apabila memenuhi baik syarat subjektif maupun syarat objektif. Syarat subyektif adalah; kesepakatan dan kecakapan para pihak, sedangkan syarat objektif adalah; objek tertentu dan kausa yang halal.

Oleh karena itu, apabila syarat tersebut tidak terpenuhi akan menyebabkan perjanjian batal demi hukum dan dianggap perjanjian tidak pernah ada. Perjanjian juga dapat dibatalkan apabila salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya, tetapi ini tidak sebut sebagai batal demi hukum. Batalnya perjanjian karena alasan tersebut juga diatur pada Pasal 1266 KUHPerdata bahwa:

“Syarat batal dianggap selalu dicantumkan dalam persetujuan yang timbal balik, andaikata salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya. Dalam hal demikian persetujuan tidak batal demi hukum, tetapi pembatalan harus dimintakan kepada Pengadilan. Permintaan ini juga harus dilakukan, meskipun syarat batal mengenai tidak dipenuhinya kewajiban dinyatakan di dalam persetujuan. Jika syarat batal tidak dinyatakan dalam persetujuan, maka Hakim dengan melihat keadaan, atas permintaan tergugat, leluasa memberikan suatu jangka waktu untuk memenuhi kewajiban, tetapi jangka waktu itu tidak boleh lebih dan satu bulan.”

Menurut pasal tersebut, perjanjian batal apabila dibatalkan oleh pengadilan atas permintaan salah satu pihak. Akan tetapi, di dalam praktek para pihak selalu mencantumkan klausul pengenyampingan pasal tersebut dengan alasan bahwa pembatalan suatu perjanjian tidak harus melalui proses permohonan batal ke pengadilan melainkan dapat hanya berdasarkan kesepakatan para pihak itu sendiri. Kesepakatan pembatalan perjanjian dapat dicantumkan di dalam klausul perjanjian. Dalam hal ini para pihak bebas menentukan hal – hal apa yang dapat membatalkan perjanjian tersebut.

Baca Juga:  Apakah Anak Tiri Berhak Mendapatkan Warisan?

Terkait dengan pertanyaan anda, bahwa pembatalan perjanjian yang telah anda sepakati tidak dapat serta merta anda lakukan apabila klasul perjanjian anda tidak mengatur demikian, oleh karena itu keinginan anda untuk membatalkan perjanjian secara sepihak tidak bisa dilaksanakan karena diancam dengan gugatan wanprestasi dimana tentu saja akan lebih merugikan anda. Saran kami, sebaiknya permasalahan yang terkait dengan potensi kerugian atas dilaksanakannya perjanjian dibicarakan dengan rekan bisnis anda dan meminta revisi atau pembatalan perjanjian secara bersama dengan tetap memperhatikan kepentingan pihak ketiga yang terkait dengan perjanjian tersebut. Demikian ulasan kami, terima kasih.

Tim KlinikHukum.id

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 5 / 5. 2

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 1,878 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi