Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Dapatkan Legal Opinion dari Konsultan Hukum KamiAjukan Proposal Sekarang!

Mulai dari Rp.2.500.000

Asas – Asas Pokok Dalam Hukum Pidana

Asas Pokok Hukum Pidana
Beberapa Asas Terpenting Dalam Hukum Pidana

Secara bahasa asas diartikan sebagai dasar, alas dan fundamental. Kata ini juga diartikan sebagai landasan berpikir dari suatu hal tertentu.  Selanjutnya, asas dalam ranah hukum atau asas hukum oleh beberapa pakar ilmu hukum dimaknai secara berbeda – beda.

Pengertian Asas Hukum

Bellefroid mendefinisikan asas hukum sebagai norma dasar yang dijabarkan dari hukum positif yang (dimana) oleh ilmu hukum tidak dianggap berasal dari aturan-aturan yang lebih umum. Kemudian Paul Scholten merujuk asas hukum sebagai kecenderungan-kecenderungan yang diisyaratkan (oleh) pandangan kesusilaan kita pada hukum (yang) merupakan sifat-sifat umum dengan segala keterbatasannya sebagai pembawaan yang umum, akan tetapi yang tidak boleh tidak harus ada (harus ada). Meskipun para pakar hukum berbeda dalam mendefenisikan asas hukum, namun definisi asas hukum tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:

“Asas hukum adalah Pikiran dasar yang terdapat dalam hukum konkret atau di luar peraturan hukum konkret”

Asas – Asas Pokok Hukum Pidana

Asas hukum pidana adalah asas hukum yang khusus dikenal ilmu hukum pidana atau peraturan hukum pemidanaan. Berikut ini adalah beberapa asas pokok dalam hukum pidana atau asas universal hukum pidana:

Asas Legalitas

Makna asas legalitas adalah bahwa tidak ada suatu perbuatan yang dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam Peraturan Perundang-Undangan yang telah ada sebelum perbuatan itu dilakukan.  Asas ini telah dikonkritkan dalam hukum positif Indonesia, yakni pada pasal 1 ayat (1) Kitab Undang – Undang Hukum Pidana (KUHP), sebagai berikut:

“Suatu perbuatan tidak dapat dipidana, kecuali berdasarkan kekuatan perundang-undangan pidana yang telah ada.”

Asas legalitas dalam bahasa Latin dikenal dengan ungkapan Nullum delictum noella poena sine praevia lege poenali.  Baca lebih lengkap artikel tentang Asas Legalitas.

Asas Tiada Pidana Tanpa Kesalahan

Asas ini juga populer dalam ungkapan bahasa Belanda, yakni Geen straf zonder schuld. Artinya, bahwa seorang hakim dalam menjatuhkan hukuman atau pemidanaan harus benar – benar meyakini bahwa terpidana benar – benar telah melakukan kesalahan.  Penjelasan tentang kesalahan dalam hukum pidana dapat dibaca pada artikel tentang Dolus dan Culpa.

Asas Teritorial

Asas hukum pidana ini berarti bahwa semua perbuatan pidana yang terjadi dalam wilayah Republik Indonesia, termasuk di kapal yang berbendara Indonesia (floating island),  pesawat terbang Indonesia, geduang kedutaan atau konsulat di luar negeri  akan diberlakukan hukum pidana Indonesia. Asas ini juga telah dikonkritkan pada pasal 2 KUHP.

Baca Juga:  Penjelasan Tentang Delik Dolus Dalam Ilmu Hukum Pidana

Asas Nasionalitas Aktif

Artinya Kitab Undang – Undang Hukum Pidana (KUHP) dan peraturan pidana lainnya berlaku bagi seluruh warga negara Indonesia yang melakukan perbuatan pidana dimana pun, baik dalam wilayah Republik Indonesia maupun di wilayah negara asing. Asas ini juga diatur pada pasal 5 KUHP.

Asas Nasionalitas Pasif

Artinya hukum pidana Indonesia berlaku bagi siapa saja yang melakukan perbuatan pidana yang merugikan kepentingan negara Republik Indonesia, sebagaimana diatur pada pasal 4 Kitab Undang – Undang Hukum Pidana.

Asas Praduga Tak bersalah

Asas ini juga populer dengan istilah Presumption of Innocent. Maksudnya adalah bahwa seorang yang diduga telah melakukan tindak pidana harus dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan hakim yang memutus sebaliknya. Asas ini adalah salah satu asas paling pokok dalam pemeriksaan perkara pidana. Beberapa peraturan perundang – undangan secara khusus mengatur tentang asas praduga tak bersalah tersebut, antara lain Penjelasan Umum KUHAP dan pasal 8 ayat (1) Undang – Undang Tentang Pokok Kekuasaan Kehakiman. Lebih lanjut tentang asas praduga tak bersalah.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda?

Rating rata-rata 5 / 5. 5

Maafkan kami artikel ini tidak bermanfaat bagi anda!

Berikan saran anda kepada kami tentang artikel ini

(Visited 842 times, 1 visits today)
Advokatus
+ Artikel Lainnya

Advokatus adalah tim yang berpengalaman menyajikan konten hukum berkualitas di IDLEGAL. Selain itu para advokatus juga bertugas menjawab pertanyaan atas permasalahan hukum yang diajukan pada fitur Forum Konsultasi Hukum Online di platform ini.

Kesulitan membuat kontrak?---Hubungi kami sekarang!---

Mulai Rp.500.000, sudah termasuk konsultasi